logo
SISTEM INFORMASI ZOONOSIS DAN EMERGING INFECTIOUS DISEASES 2.0
Anda masuk sebagai Tamu
silahkan LOGIN untuk memulai
JUMLAH LAPORAN SIZE MINGGU INI

24 Laporan

JUMLAH LAPORAN SKDR MINGGU INI

24 Laporan

JUMLAH LAPORAN iSIKHNAS MINGGU INI

50 Laporan

JUMLAH LAPORAN SehatSATLI MINGGU INI

Belum Ada

Tentang SIZE
Surveilans kesehatan yang dapat diandalkan adalah dasar dari praktik kesehatan yang efektif, terutama dalam melakukan deteksi dini, pelaporan dini untuk melakukan respon dini. Dengan keterbatasan SIZE 1.0 dan kebutuhan untuk membangun hubungan dengan sistem informasi kesehatan satwa liar (SehatSatli) yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diperlukan adanya platform nasional untuk berbagi informasi di tingkat lokal / operasional / lapangan yang memungkinkan berbagi data dan informasi antara petugas lapangan untuk pelaporan dini, dan melakukan respon secara dini. SIZE (Sistem Informasi Zoonosis dan EID) adalah suatu platform berupa sistem informasi berbasis website dan android yang merupakan jembatan dari tiga sistem informasi surveilans kesehatan di Indonesia yaitu :
  1. SKDR (Sistem Kesehatan Dini dan Respon) untuk sektor kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan;
  2. iSIKHNAS (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional) untuk sektor kesehatan hewan dari Kementerian Pertanian; dan
  3. SehatSatli (Sistem Kesehatan Satwa Liar) untuk sektor kesehatan satwa liar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

SIZE memiliki fungsi utama sebagai platform One Health dalam melakukan berbagi informasi kasus antar sektor dan juga merupakan platform dalam melakukan koordinasi antar sektor. Dengan adanya SIZE diharapkan kasus penyakit dapat melakukan deteksi dini (early detect), pelaporan dini (early report) dan respon dini (early response). Pengembangan lebih lanjut dari Sistem Informasi Zoonosis dan EID (SIZE) Versi 2.0 telah dilakukan sepanjang tahun 2018 dan awal tahun 2019. Pengembangan ini melibatkan kementerian teknis (Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Neonet-BPPT serta Kemenko PMK dan mitra internasional lainnya seperti FAO, WHO serta P&R.

Berita